Dokumentasi Pernikahan

PreWedding - Dokumentasi - Fotografi

REVANA Music Organizer

Orkes Dangdut, Qosidah, Electone, dll

Multimedia Organizer

Editing - Audio System - Lighting - dll

Contact Us :

Tlp. : (0354) 547443 - 085648604331 / FB : Istana Studio Production

fg
Showing posts with label Photography. Show all posts
Showing posts with label Photography. Show all posts

Friday, November 15, 2013

Teknik Pengambilan Gambar Foto

Tekniknya yaitu : Ada beberapa cara untuk pengambilan sudut foto dan  semuanya akan menampilkan karakteristik foto yang berbeda-beda. Sudut pengambilan gambar  tergantung fotografer menempatkan kamera untuk mengambil sebuah objek. Pengambilan sudut gambar akan sangat mempengaruhi pemirsa yang melihat foto anda  sekaligus teknik fotografi ini akan mempengaruhi hasil foto yang anda ambil. Angle atau dalam istilah lain disebut sebagai posisi/sudut bidik mempunyai peranan penting dalam fotografi, karena dengan mengetahui berbagai angel dalam fotografi maka konsep yang ingin kita capai,atau pesan yang ingin kita sampaikan dalam menghasilkan sebuah karya foto akan lebih mudah.
Cara-cara yang akan saya jelaskan  akan banyak digunakan dalam fotografi fashion, model, dan prewedd namun anda bisa juga mencobanya untuk beberapa genre fotografi  lainnya walau tidak semua teknik fotografi yang saya jelaskan bisa diaplikasikan
  1. Profile Angle
Teknik Fotografi
Pengambilan Foto dengan sudut Profile
Pengambilan gambar dengan sudut(angle) profile adalah dari samping objek utama dengan membentuk sebuah sudut 900 baik itu. Seperti namanya sudut pengambilan gambar memang diperuntukan menonjolkan  profil seorang objek. Teknik fotografi pengambilan gambar semacam ini dalam sebuah foto dapat diterapkan dalam beberapa action atau gaya, misalnya objek utama sepasang kekasih yang sedang berjalan menuju suatu tempat. Dalam sudut pengambilan gambar seperti ini jangan lupakan pencahayaan yang tepat, bila anda dalam ruangan pastikan sumber cahaya menerangi bagian yang akan dipotret, kalau bisa seluruh objek dapat diterangi oleh cahaya agar tidak menciptakan bagian gelap kecuali anda ingin bermain-main dengan pencahayaan.
  1. Full Frontal Angle
Teknik Fotografi
Pengambilan Foto secara full frontal
Teknik fotografi ini mengambil sudut gambar dimana letak objek dan kamera berada pada posisi sejajar sehingga tercipta sebuah bentuk yang proporsional. Kamera dan obek akan saling berhadap-hadapan  sehingga seluruh badan seperti wajah, dada dan tangan terlihat. Letakkan kamera sejajar dengan mata objek agar pemirsa anda merasa seperti melihat dan berhadapan secara langsung dengan objek. Sebaikannya anda meletakkan  sumber cahaya juga berada didepan objek sehingga menerangi seluruh  area muka namun Anda juga bisa bermain-main dengan arah cahaya disini dengan meletakkan sumber cahaya dari arah samping kanan kiri bahkan dari belakang untuk meciptakan foto yang artistik.
  1. Side angle
teknik fotografi Pengambilan gambar dari side angle
Pengambilan gambar ini meletakkan posisi objek agak sedikit menyerong ke kiri atau kanan. Teknik fotografi ini membentuk sudut 300 sampai 600. Sudut yang dibentuk akan memberikan kesan ada bagian tubuh yang ingin ditonjolkan, umumnya bahu atau dada. Dalam sudut pengambilan gambar mata yang letaknya terjauh dari lensa harus tetap terlihat dan harus tetap terkena pencahayaan yang lembut.
  1. High angle
Teknik Fotografi Pengambilan gambar dengan sudut high angle
Pengambilaan gambar dilakukan dari arah atas objek, Penggunaan teknik fotografi ini akan memberikan kesan kecil atau untuk menonjolkan bagian atas baik itu rambut atau mata dari seorang objek dan memberikan kesan dramatis dan ada baiknya mempersempit ruang di kanan kiri objek sehingga focus pada objek. Selain mempersempit ruang, gunakan juga DoF yang sempit untuk menonjolkan objek utama. Bagian yang blur akan mempermanis foto yang anda hasilkan, saran saya gunakan baju dengan warna yang tidak ramai dan gunakan  background berwarna putih bila memungkinkan. Hindari ada objek lain yang dapat mengganggu dan dapat menggunakan kamera dengan posisi vertikal. Pencahayaan yang digunakan diharapkan dapat merata pada bagian wajah agar detail wajah terlihat (terutama mata) karena pengambilan sudut ini diperuntukan untuk bagian wajah juga.
  1. Low angle
Teknik Fotografi Low angle
Cara ini umumnya digunakan untuk memberikan kesan tinggi/besar, teknik fotografi ini dilakukan dari arah bawah objek dan dapat juga digunakan untuk menonjolkan bagian-bagian tertentu yang terdapat pada bagian bawah objek. kesan yang didapat dari  bila fotografer juga memperlebar focus foto adalah tertangkapnya suasana dimana objek berada. Teknik fotografi ini cocok untuk mengambil suasana background yang akan mempermanis foto namun ingat jangan memotret di keramaian karena akan banyak objek pengganggu.  Suasana alam yang  agak kosong seperti halaman atau padang rumput akan sangat cocok untuk pengambilan sudut ini. Bila anda tidak dapat mencari suasana alam, anda bisa manfaatkan suasna gedung-gedung tua dan lingkungan sekitarnya menjadi background.
  1. Back Angle
Teknik Fotografi Back Angle Photo
Pengambilan gambar yang dilakukan dari belakanng objek, teknik back angle dapat menampilkan bagian wajah atau bagian belakang objek saja. Usahakan dalam teknik fotografi sisi mata terjauh tetap terlihat jika pengambilan back angle memperlihatkan bagian wajah. Anda bisa mempraktekan cara ini pada saat sunset/sunrise, ada dua pilhan anda ingin foto siluet atau tidak. Bila siluet maka tidak perlu ada cahaya tambahan, namun bila ingin memperlihatlan suasana sunset atau sunrise dan wajah objek terlihat maka perlu menggunakan lampu flash dan jangan lupa flash diffuser agar cahaya terlihat lebih lembut dan merata.

Anda juga bisa mengkombinasikan berbagai macam arah cahaya dan jenis cahaya dengan teknik fotografi untuk mendapatkan foto yang artistik. Cahaya yang datang berbeda-beda terkadang menimbulkan masalah bagi fotografer, bagi fotografer yang sudah cukup handal maka dia dapat mengatur posisi untuk mendapatkan cahaya dan sudut pemotretan yang tepat. Dan satu hal lagi agar anda cermati untuk mengambil foto secara horizontal atau vertikal. Horizontal dapat digunakan untuk menangkap suasana di sekitar objek dan vertikal akan cocok untuk digunakan sudut pengambilan  foto yang dimaksudkan memfokuskan pada objek saja.

Koleksi Digital Art Design By Aditya


Logo Istana Studio Pro



















------------------------------------------------

Digital Art Design By : Aditya Ef-Venom Phantom





Phantom Photography By : Aditya Ef-Venom Phantom


 Image Editing


Kameramen Istana Studio Pro
 


----------------------------------------------------------------







----------------------------------------------------

Hubungi Kami Jika anda ingin foto anda di edit dengan visualisasi yg mungkin cukup memuaskan mata untuk kita lihat. Sekian dan terima kasih untuk melihat blog kami.

Thursday, November 14, 2013

MENGENAL TEKNIK FOTOGRAFI & CARA PENGAMBILANNYA

Teknik fotografi dalam pengambilan gambar atau dalam bahasa inggrisnya disebut type of shoot. Teknik dalam pengambilan gambar akan menentukan menentukan besar kecilnya objek utama pada sebuah foto. Pada tema-tema tertentu type of shoot digunakan untuk membangun sebuah cerita pada suatu foto. Type of shoot umum digunakan untuk memotret dengan objek manusia namun bisa Anda ingin mengaplikasiikannya dengan objek lain semisal hewan atau benda mati silahkan sesuaikan saja konsepnya. Berikut beberapa jenis teknik pengambilan gambar:

Extreme long shoot
teknik fotografi

Extra Long shoot

Dikenal pula sebagai extra long shoot, yaitu teknik fotografi dalam pengambilan gambar dimana objek maupun ambience disekitarnya terlihat secara keseluruhan. Pada pengambilan gambar seperti ini hal-hal yang ingin ditonjolkan selain objek utama adalah situasi dan kondisi dari keadaan sekitar. Oleh karena itu diperlukan sebuah komposisi yang tepat agar objek utama dan latar menjadi sebuah kesatuan yang menarik

Penggunaan teknik ini sangat cocok buat obyeknya berjumlah banyak dan bergerombol. Contoh ini dapat dilihat pada bentuk frame yang menceritakan keadaan segerombolan dari yang sedang melakukan demonstrasi kenaikan upah minimum.
teknik fotografi

Long Shoot

Long Shoot

Long shoot, hampir serupa dengan extra long shoot akan tetapi pada teknik pengambilan gambar ini lebih digunakan untuk memperhatikan figure seseorang secara keseluruhan dimana seluruh badan objek akan terlihat.

Fungsi dari teknik fotografi ini ingin menyampaikan keadaan obyek yang beraktifitas dengan keluasan suasana lingkungan dimana obyek berada. Long shoot biasanya menyisakan area kosong yang seakan-akan merupakan area beraktivitas objek foto.
teknik fotografi

Medium Long shot

Medium Long Shoot

Medium long shoot adalah sebuah teknik fotografi dalam pengambilan gambar dimana ruang pengambilannya sedikit lebih sempit dibandingkan teknik pengambilan long shoot. Pada pemotretan prewedding ruang pengambilan gambar dari tipe shoot ini dimulai dari bagian sekitar lutut sampai dengan batas kepala.

Fungsi dari teknik ini ingin menyampaikan keadaan obyek beraktifitas dengan keluasan suasna lingkungan dimana obyek berada. keseluruhan hasil bidikan obyek mencerminkan kehidupan normal seperti layaknya kehidupan sehari-hari yang dilakukan oleh manusia, dengan kondisi lingkungan lebih luas dari pada framenya Medium Shot, namun secara substansinya tidak mengurangi makna dari peristiwa yang ditampilkan.
Teknik Fotografi

Medium shoot

Medium shoot

Medium shoot merupakan teknik fotografi dalam pengambilan gambar jarak menengah, dimana batas pemotongan objek adalah dari bagian pinggang ke atas. Pengambilan gambar dengan menggunakan medium shoot baik untuk bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Cara ini sangat tepat digunakan untuk foto prewedd karena umummnya foto prewedd banyak mengambarkan bahasa tubuh objek.

Fungsi dari teknik ini ingin menyampaikan keadaan obyek beraktifitas, dimana pada keseluruhan obyek dalam pengadegannya mencerminkan kehidupan normal seperti layaknya kehidupan sehari-hari yang dilakukan oleh manusia.
Teknik Fotografi

Medium Close Up

Medium close up merupakan teknik pengambilan gambar dengan ruang pengambilan di antara medium shoot dan close up, dimulai dari bagian dada ke atas. Teknik fotografi seperti ini mampu menangkap ekspresi wajah lebih jelas. Sebaiknya gunakan untuk menangkap ekspresi-ekspresi kebahagian obejk foto anda dan sangat bagus bila foto-foto tersebut berupa candid.

Fungsi dari teknik ini mirip dengan Close-Up yaitu ingin menyampaikan karakter dari keadaan obyek sebenarnya detil dari sebuah obyek, sehingga kerakterannya terutama pada obyek manusia dapat dilihat secara nyata dan jelas oleh pemirsa. Contoh ini dapat dilihat pada bentuk frame yang menceritakan ekspresi wajah seseorang lagi menangis, takut, terharu, tertawa serta yang lainnya
Teknik Fotografi

Close Up

Close up

Dalam pengambilan gambar close up, bagian tubuh yang di foto adalah dari batas bahu sampai dengan batas kepala. Selain digunakan untuk menangkap ekspresi wajah seseorang, teknik pengambilan gambar ini juga baik digunakan untuk memperlihatkan detail-detail seperti kerutan-kerutan di wajah yang terkadang membuat sebuah foto terlihat dramatis. Fungsi dari teknik fotografi ini adalah ingin menyampaikan karakter detil dari sebuah obyek, sehingga karakternya terutama pada obyek manusia dapat dilihat secara nyata dan jelas oleh pemirsa. Pada saat anda mengambil foto close up, ada baiknya objek foto diajak berbicara sehingga anda benar-benar bisa menangkap ekspresi dan tidak perlu dihitung saat pengambilan fotonya agar benar-benar terlihat natural.
Teknik Fotografi

Big Close Up

Big Close Up

Cara ini serupa dengan close up, pengambilan gambar ini baik untuk menangkap sebuah ekspresi dan detail-detail pada wajah seseorang yang membedakan hanya batas pengambilan gambar dengan mengcrop sedikit di bagian dahi dan dagu. Karena temanya masih close up, maka tidak akan jauh beda close diatas. Teknik fotografi seperti ini akan benar-benar lebih menekankan pada ekspresi sang objek. Yang perlu diperhatikan adalah agar dalam meng crop foto berhati-hati pada bagian bawah dahi agar tidak terlalu banyak agar tidak merusak estetika foto.

Extreme Close Up
Teknik Fotografi

Extreme Close Up

Pengambilan gambar yang hanya fokus pada salah satu bagian tertentu. Bisa digunakan untuk memperlihatkan bagian tubuh atau wajah yang terunik atau bagian yang menjadi ciri dari seseorang, misalnya: extreme close up pada bagian mata atau bibir yang mungkin merupakan salah satu bagian terindah dari wajah objek anda. Sebenarnya tidak melulu pada bagian wajah yang di close up, bila anda menganggap bagian tubuh lain menjadikan penanda seseorang maka bisa dijadikan fokusnya, asalkan (maaf) tidak focus ke area-area terlarang dari tubuh J, semisal si objek menggunakan jam di tangan yang merupakan ciri si objek maka tangan plus jam bisa dijadikan focus utama. Teknik fotografi ini akan mengajak pemirsa yang melihat untuk bervisualisasi karena foto jenis ini semacam menebak-nebak dan membangkitkan rasa penasaran yang mellihat.

Dalam implementasinya teknik ini sering dipadukan dengan pengambilan sudut foto low angle sehingga foto yang dihasilkan terlihat lebih menarik.

Two shoot

Pengambilan gambar yang menampilkan 2 objek secara bersamaan. Karena hal tesebutlah maka teknik fotografi seperti ini sering digunakan pada foto-foto prewedding. Umumnya foto akan menunjukkan aktivitas keseharian, foto-foto seperti ini agak sulit bila koordinasi kedua objek.

Tips Mobile Photography dengan Teknik HDR

 








Dengan HDR, reproduksi foto menjadi lebih hidup dan kaya warna. Anda bisa bereksperimen sesuka hati untuk menghasilkan gambar yang lebih dramatis.
Jika Anda melihat pada foto-foto di Instagram atau jejaring sosial lainnya yang nampak begitu dramatis, bahkan nyaris seperti lukisan, bisa dipastikan gambar tersebut telah diolah sedemikian rupa dengan aplikasi. Teknik tersebut dikenal dengan HDR (high dynamic range) yang kini menjadi genre fotografi yang banyak digandrungi, terutama oleh para pengguna smartphone baik iPhone maupun Android. Hal ini karena memotret HDR dianggap lebih menantang terutama dari segi kreativitas lewat olah digital.
Berbeda dengan beberapa genre fotografi pada umumnya, HDR memang lebih menekankan pada manipulasi foto atau digital imaging. Secara teori, HDR adalah teknik mengambil beberapa eksposur dari gambar (overexposed, underexposed, dan normal). Obyek foto diambil sebanyak tiga kali dengan pencahayaan yang normal, gelap, dan terang, kemudian digabungkan menjadi satu untuk menampilkan semua detailnya. Dengan HDR, reproduksi foto menjadi lebih hidup dan kaya warna.
Proses pembuatan foto HDR pada dasarnya terdiri dari dua tahap, yaitu tahap pengambilan foto dan tahap olah digital. Namun, beberapa produsen smartphone telah menyematkan fitur HDR secara built-in pada menu kamera, sehingga yang dirasakan oleh pengguna seolah-olah hanya satu proses pengambilan foto.
A.   Memotret dengan fitur built-in HDR di kamera
  1. Beberapa produsen telah menyertakan fitur HDR secara built-in pada menu kamera. Biasanya ditemukan pada smartphone kelas premium seperti iPhone (4, 4S, 5), HTC One Series, Samsung Galaxy S III, dan sebagainya. Perhatikan apakah ponsel Anda telah memiliki fitur HDR apa belum. Jika sudah, Anda beruntung karena tinggal mengaktifkan fiturnya pada menu kamera.
  2. Ketika akan mengambil gambar, pastikan pegangan Anda pada ponsel benar-benar stabil. Jika perlu bersandar pada dinding, pohon atau media lain. Lebih baik lagi jika memakai tripod untuk mendapatkan gambar yang tajam.
  3. Karena prosesnya yang lama, pastikan obyek foto yang dipotret diam tak bergerak. Teknik HDR lebih cocok digunakan pada jenis foto landscape (panorama alam) maupun cityscape (gedung-gedung perkotaan) untuk mendapatkan bagian atas dan bawah yang sama-sama cerah.
  4. Hanya dengan sesimpel itu, Anda telah bisa menghasilkan foto dengan nuansa HDR. Jika memakai aplikasi pihak ketiga seperti Pro HDR, Anda bisa langsung mengolahnya untuk seperti meningkatkan saturasi warna, white balance, dan sebagainya untuk memperoleh hasil sesuai keinginan.
B. Memakai aplikasi HDR
Jika pada kamera ponsel masih belum ada, Anda tak perlu kuatir karena banyak aplikasi pihak ketiga yang memiliki kemampuan memotret HDR bahkan lebih baik dibanding fitur built-in. Salah satu aplikasi HDR yang cukup populer adalah Pro HDR. Ini adalah aplikasi pertama yang memiliki fitur automatic mode HDR sehingga memberikan kemudahan mengambil foto hanya dengan sekali tap. Selain itu juga tetap menyediakan mode manual mode untuk kontrol lebih advance dengan memilih exposure tertentu.
Aplikasi ini dikenal memiliki reproduksi untuk saturasi dan brightness yang bagus. Pro HDR menghasilkan gambar dramatis yang  menakjubkan dengan resolusi tinggi hingga 8 megapiksel. Aplikasi ini tersedia untuk iPhone dan Android.
Aplikasi populer lainnya adalah iCamera HDR yang disukai karena kecerdasannya. Perusahaan yang mengembangkannya yaitu Everimaging mengklaim sebagai aplikasi murni HDR yang bisa memotret dan menggabungkan dua eksposur. Kelebihannya adalah alur kerja pengolahan 32-bit warna full HDR, berbagai fungsi olah digital dan efek foto mengagumkan. Juga terdapat tiga engine berbeda untuk pemetaan tone yang telah dipatenkan yaitu Tone Balancer, Tone Enhancer, dan Tone Compressor. Berbeda dengan Pro HDR yang tersedia untuk iPhone dan Android, iCamera HDR hanya untuk platform iOS.
Berikut ini cara penggunaannya:
  1. Untuk hasil tajam, gunakan aksesoris tripod sebagai penyangga agar kamera tidak goyang atau stabil. Karena teknik mengambil foto HDR membutuhkan proses selama beberapa detik.
  2. Setelah semuanya siap, jalankan aplikasi HDR yang dimiliki misalnya Pro HDR atau iCamera HDR.
  3. Untuk mengambil foto pada aplikasi Pro HDR, pilih ‘Auto’. Sedangkan iCamera HDR tap menu ‘Take a Photo’. iCamera HDR menyediakan fitur Anti-Shake dengan tiga pilihan sensitivitas (low, medium, high).
  4. Tekan tombol shutter untuk memotret obyek dan tunggu hingga aplikasi selesai mengolah dengan sendirinya.
  5. Setelah hasil foto nampak, Anda bisa berlanjut untuk pengeditan foto agar hasilnya lebih maksimal.
  6. Aplikasi tersebut juga bisa memberi efek HDR terhadap foto yang sudah ada. Persiapkan dua buah foto dengan obyek yang sama, satunya dibuat gelap dan satunya terang. Pengaturan bisa menggunakan aplikasi Adobe Photoshop Express dengan memilih menu exposure.
  7. Jalankan aplikasi Pro HDR dan pilih ‘library HDR’ atau ‘Load Photo’ jika di iCamera HDR. Aplikasi meminta untuk memasukkan dua foto yang gelap dan terang. Setelah itu kedua foto tersebut digabungkan menjadi satu.
  8. Setelah proses merger selesai, kita bisa mengatur pencahayaan dan warna dengan menggeser bar ke kanan atau kiri mencakup Brightness, Contrast, Saturation, Warmth, dan Tint.
  9. Jika sudah puas dengan hasilnya, simpan dengan menekan tombol ‘Save’.
  10. Di sini kreativitas menjadi penentu. Anda bisa bereksperimen sesuka hati. Kalau perlu menggunakan beberapa aplikasi sekaligus seperti Camera +, Snapseed dan lainnya untuk menghasilkan gambar yang lebih dramatis.
C. Bergabung di Komunitas HDR
Jika ingin lebih meningkatkan skill dalam hal olah foto HDR, sebaiknya Anda bergabung dengan komunitas HDR Arts. Beranggotakan lebih dari 500 pengguna Instagram yang berasal dari seluruh dunia, HDR Arts cukup sering menyelenggarakan berbagai kegiatan dan acara kompetisi foto baik secara virtual melalui Instagram maupun kegiatan ‘real live’. Meskipun sebagian besar anggotanya adalah pengguna iPhone, komunitas ini didirikan tanpa membatasi device yang yang digunakan untuk menghasilkan seni foto HDR. Berbagai informasi dan kegiatan yang telah dilakukan oleh HDR Arts bisa dilihat melalui website www.hdrarts.com.
CONTOH FOTO-FOTO HDR

Tuesday, November 12, 2013

Foto Crew Istana Studio












Thursday, November 7, 2013

Pose Temanten ( Berdua )